Muhammad Bin Abdullah
Insan ulung kekasihnya
Demi sejalur cahaya keimanan
Kau rela ghuraba’
Selagi jasad belum terkujur
Rasululllah yang kami rindui
Perjuangnmu tiada calangnya
Bergolok bergadai demi menegakkan syiar
Biar derita memamah jiwa
Kau tetap tegar dipersada
Ya Rasulullah kekasih agung
Kami hambamu menyelusuri denai perjuanganmu
Titisan keringatmu bercampur rembesan darah
Adakalanya disulami linangan manik jernih
Namun perjuangan tetap perjuangan
Ya Habibi Ya Musthofa
Segalanya diiringi jerit perih sendu keperitan
Tangis dan tawa dimamah sengsara
Demi mempertahankan akidah di jiwa
Sehingga nyawa sendiri, sanggup kau pertaruhkan
Nukilan: Salsabila Humairah Safwatullah Waliuddin
๐๐ข๐ฅ๐ ๐๐๐ฆ๐ฎ๐ ๐๐๐ก๐ฎ ๐๐๐๐ข ๐๐๐ญ๐ฎ๐, ๐๐ข๐๐ฉ๐ ๐๐๐ง๐
๐๐๐ง๐ฒ๐๐ญ๐ฎ๐ค๐๐ง?
-
๐๐ข๐ฅ๐ ๐๐๐ฆ๐ฎ๐ ๐๐๐ก๐ฎ ๐๐๐๐ข ๐๐๐ญ๐ฎ๐, ๐๐ข๐๐ฉ๐ ๐๐๐ง๐
๐๐๐ง๐ฒ๐๐ญ๐ฎ๐ค๐๐ง? Kunci kepada penyatuan dan kerjasama adalah ; perlu
ada seorang...
2 weeks ago
0 ulasan:
Post a Comment